Misal suatu sekolah akan mebuat labolatorium komputer dengan jumlah 40 unit. Jika menggunakan subnet mask standart 255.255.255.0 sebetulnya bisa tapi sebaiknya kita mengutamakan pengoptimalkan kinerja jaringan tersebut agar sesuai dengan kapasitas komputer yang kita miliki.
Begini cara menghitungnya, nilai subnet mask terdiri dari 4 kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik (misal 255.255.255.0) dan terdiri dari 32 bit angka biner, jadi masing-masing angka desimal berasal dari 8 bit angka biner. Bilangan biner sendiri terdiri dari angka 0 dan 1, jika 0 maka tak bernilai dan 1 maka bernilai, nilai pada setiap angka bit biner tidak sama untuk lebih jelasnya lihat daftar ini:
| Bit ke - | Nilai |
| 1 | 20 = 1 |
| 2 | 21 = 2 |
| 3 | 22 = 4 |
| 4 | 23 = 8 |
| 5 | 24 = 16 |
| 6 | 25 = 32 |
| 7 | 26 = 64 |
| 8 | 27 = 128 |
| Bit ke - | 8 | 7 | 6 | 5 | 4 | 3 | 2 | 1 |
| Nilai | 128 | 64 | 32 | 16 | 8 | 4 | 2 | 1 |
Nah sekarang sudah ketemu jumlah host yang mendekati yaitu 62, jika mendekati walaupun kurang dari host yang dibutuhkan maka tidak bisa. Sekarang ingat bahwa angka 1 sampai 32 terletak pada bit ke-1 sampai 6, jadi yang belum dijumlahkan adlah bit ke-7 dan 8, kemudian jumlahkan nilai bit ke-7 dan 8 yaitu 64+128=192
Ini dia, sudah selesai. Maka ganti angka 0 pada subnet mask 255.255.255.0 dengan 192 menjadi 255.255.255.192 jadi untuk membuat jaringan dengan 40 host menggunakan subnet mask 255.255.255.192 dengan daya tampung maksimal sampai 62 komputer.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar